Tere Liye

Peluklah semuanya, agam. Peluk erat-erat. Dekap seluruh kebencian itu. hanya itu, cara agar hatimu damai, nak. Semua pertanyaan, semua keraguan, semua kecemasan, semua kenangan masalalu, peluklah mereka erat-erat. Tak perlu disesali, tak perlu membenci, untuk apa? Bukankah kita selalu bisa melihat hari yang indah meski di hari terburuk sekalipun?

Tere Liye

Bukan seberapa lama umat manusia bisa bertahan hidup sebagai ukuran kebahagiaan, tapi seberapa besar kemampuan mereka memeluk erat-erat semua hal menyakitkan yang mereka alami.

Quote

Rasanya aku inginkan kamu. Merengkuhku erat, genapkan setengah menjadi satu. – Anonim

Luciano de Crescendo

Kita semua sebenarnya lebih mirip dengan burung yang bersayap sebelah. Dan hanya bisa terbang kalau mau berpelukan erat-erat bersama orang lain.

Kahlil Gibran

Ketika dua orang saling mencinta, mereka harus seperti bunga teratai masing-masing kelopaknya satu demi satu, menunjukkan hati emasnya tidak erat tertutup, agar membias di kolam, pohon-pohon, dan langit. Padahal terlalu banyak manusia yang hatinya tertutup.